Sabtu, 16 November 2013

Kamus Sejarah

Kamus Sejarah Lengkap A Abbi Dharma Pitaka : Penjelasan dan kupasan mengenai soal keagamaan. Abris Sous Roche : Goa yang dijadikan tempat tinggal oleh manusia purba. A Cire Perdue : Pembuatan benda-benda dari logam. Adat Istiadat : Kebiasaan–kebiasaan yang dilakukan dalam suatu masyarakat dan diakui oleh semua pihak yang ada didalam masyarakat bersangkutan. Adopa : Cerita-cerita dalam masyarakat kuno yang sebelumnya telah dikenal masyarakat Sumeria. Agama : Suatu kepercayaan dalam masyarakat. Agama Hindu : Agama yang memiliki kepercayaan terhadap beberapa dewa. Ahriman : Dewa kejahatan (dewa kegelapan). Ahuramazta : Dewa kebaikan (dewa terang). Akkadia : Nama suku bangsa yang pernah berkuasa di Mesopotania (2260 SM). Alat Serpih : Perkakas yang digunakan sebagai alat penusuk. Alfonso : Pemimpin bangsaPortugis yang menaklukkan Maluku. Altar Wameda : Mantra-mantra yang digunakan untuk sihir dan ilmu gaib. Amoria : Nama suku bangsa yang pernah berkuasa di Mesopotania (2000 SM). Animisme : Suatu kepercayaan masyarakat kuno yang menyatakan bahwa setiap benda memilki roh atau jiwa. Antropologi : Ilmu yang mempelajari asal usul kejadian serta perkembangan makhluk hidup manusia dan kebudayaannya. Anusapati : Raja Singasari yang telah membunuh Ken Arok. Antropus : Manusia. Arca : Bangunan dari batu, ada yang berbentuk manusia dan ada yang berbentuk binatang (perwujudan dari roh nenek moyang). Archaikum : Zaman dimana keadaan bumi masih belum stabil, kulit bumi masih dalam pembentukan. Arjuna Wijaya : Suatu kitab sastra karya Empu Tantular. Arkeologi : Ilmu yang mempelajari tentang benda kuno/peninggalan kuno. Artefak : Benda peninggalan manusia purba. Aryawarta : Negeri orang Aria. Aswameda : Upacara yang dilakukan atas pemerintah raja samudra gupta sebelum gupta memulai perluasan wilayah kekuasaaanya. Asyria : Nama suku bangsa yang pernah berkuasa di Mesopotania (740 SM). Australopithecus : Jenis manusia purba yang banyak ditemukan di Afrika Selatan. Avesta : Kitab suci penganut kepercayaan Zaroastrianisme Bangsa Persia. B Babad : Cerita daerah. Bala Putra Dewa : Seorang raja kerajaan Mataram Budha dari dinasti Syailendra. Balitung : Raja yang mendirikan candi prambanan. Barus : Perkampungan orang Arab yang ada di Sumatera. Bameswara : Raja pertama kerajaan Kediri. Bedug : Peninggalan Kerajaan Demak berfungsi sebagai pertanda kepada umat islam bahwa saat menjalankan shalat. Bejana Perunggu : Bejana yang mirip gitar spanyol tapi tanpa tangkai. Beliung Persegi : Kapak batu yang berbentuk persegi. Bhanu : Raja kerajaan Matram Budha (752-775 M). Biksu : Pendeta atau petapa (Budha) pria. Biksuni : Pendeta atau petapa (Budha) wanita. Biografi : Menulis riwayat hidup. Bodhi : Pohon yang digunakan untuk bertapa. Bodh Baya : Tempat sang budha bersemedi dan menerima wahyu Borobudur : Nama candi peninggalan kerajaan Mataram Budha. Brahmana : Nama seorang pendeta. Brara Tahal : Candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Budha : Gelar yang ditujukan kepada peletak dasar ajaran budha, gelar ini berarti yang diterangi atau yang disadarkan. C Cadik : Bambu atau kayu yang dipasang dikiri kanan perahu serupa sayap sebagai alat pengatur keseimbangan agar perahu tidak mudah terbalik. Cakra Doya : Salah satu hadiah Kaisar Cina yang diberikan oleh Laksamana Cheng Hu pada tahun 1414, peninggalan dari Kerajaan Samudra Pasai. Cakra Murti : Salah satu patung budha yang terdapat di candi Mendut. Cakrawala Mandala : Perluasan wilayah Majapahit keseluruh Nusantara. Candala : Golongan masyarakat yang dianggap paling rendah kedudukannya. Candi : Bangunan kuno yang terbuat dari batu digunakan untuk pemujaan. Candrasa : Salah satu bentuk kapak yang ditemukan di Jawa. Catur warna : Pembagian manusia kedalam 4 kasta dalam ajaran Hindu. Chopping Tool : Kapak penatah. Contigenten Stellsel : Pajak yang harus dibayar dengan hasil bumi. Copusyuris Civilis : Kitab hukum perdata yang disusun pada masa kekaisaran Romawi Timur. Cornelis d’Houtman : Pemimpin Belanda yang pertama datang ke Indonesia. Cultur Stelsel : Tanam Paksa padamasa penjajahan Belanda. D Dadap : Perisai yang bentuknya bulat dan terbuat dari rotan. Dading : Persetujuan atau perjanjian tertulis secara damai untuk menyelesaikan sengketa atau perkara. Daha : Kerajaan Hindu terakhir di Jawa Timur. Dampar Kencana : Pada zaman kerjaan Demak, digunakan sebagai singgasana para sultan, sekarang digunakan sebagai mimbar khutbah. Davidson Black : Penyelidik manusia purba di daratan. Dewa Aini : Dewa api. Dewa Apollo : Dewa kesenian. Dewa Asywir : Dewa kesehatan. Dewa Ayu : Dewa langit. Dewa Baruna : Dewa angkasa. Dewa Bayu : Dewa angin. Dewa Brahma : Dewa yang membuat alam semesta. Dewa Canda : Dewa bulan. Dewa Ea : Dewa air. Dewa Enlil : Dewa bumi. Dewa Hermes : Dewa Perniagaan. Dewa Indra : Dewa perang. Dewa Marut : Dewa angin. Dewa Pallas Athena : Dewa keselamatan. Dewa Parjoma : Dewa hujan. Dewa Poseidon : Dewa laut. Dewa Surya : Dewa matahari. Dewa Syima : Dewa yang merusak alam semesta. Dewa Usa : Dewa fajar. Dewi Artemis : Dewi perburuan. Dewa Wisnu : Dewa yang memelihara alam semesta. Diego Lopes : Pimpinan Portugis yang datang di Malaka pada tahun 1509. Dinamisme : Suatu kepercayaan masyrakat kuno bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib. Dinasti : Keluarga, suatu sistem pemerintahan yang didasarkan pada keturunan, artinya jika raja sakit atau meninggal, maka penggantinya adalah putranya sendiri. Dokumentasi : Merupakan suatu proses pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan. Dolmen : Bangunan semacam meja dari batu yang berkakikan menhir digunakan sebagai tempat sesaji. Dongeng : Cerita rakyat yang tidak benar-benar terjadi, yang berisi pesan moral atau sindiran, fungsinya sebagai pelipur lara (hiburan). Dongsan : Budaya daerah yang dibawa pada saat perpindahan nenek moyang Indonesia. E Ekskavasi : Penggalian yang dilakukan disuatu tempat yang mengandung benda benda purbakala. Ekspedisi : Pengiriman suatu utusan. Empatheia : Perasaan. Etanu : Cerita-cerita yang sebelumnya telah dikenal bangsa Sumeria. Etnik : Berkenaan dengan kelompok sosial yang mempunyai kedudukan tertentu dipandang dari keturunan,adat,bahasa, agama dan sebagainya. F Fakta : Sesuatu yang benar-benar sudah terjadi. Fauna Boutovana : Pertambangan tempat ditemukan fosil manusia purba.s Filsafat : Pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi berkenaan dengan hakekat. Filsuf : Ahli filsafat. Flake : Alat-alat serpih. Foklor : Bagian dari kebudayaan yang disebarluaskan dan diwariskan secara tradisional, baik lisan maupun isyarat. Food gathering : Mendapatkan makanan dari alam. Food produching : Mendapatkan makanan dari usaha manusia sendiri (menanam,beternak). Fosil : Tulang belulang manusia purba atau hewan yang telah membatu. Fosil Pandu : Fosil yang dapat memberi petunjuk tentang kehidupan zaman purba. G Gajah Mada : Seorang patih dari kerajaan Majapahit yang mengucapkan sumpah palapa. Gandewa : Busur panah Gandin : Palu besar yang dibuat dari kayu. Ganesha : Dewa pengetahuan dalam agama Hindu. Gerabah : Benda-banda yang terbuat dari tanah liat. Gerilya : Cara menyerang musuh secara tiba-tiba. Geta : Kursi kerajaan. Gua Spy : Gua ditemukannya jenis “Homo Cro Mugnen”. H Hak Ekstir : Hak penebangan tanaman rempah-rempah oleh VOC. Hariwangsa : Kitab Kerajaan Kediri karya Empu Panuluh. Hasta Marga : Delapan jalan kebenaran dalam ajaran Budha. Hastavidha : Delapan jalan kebenaran untuk menghilangkan nafsu. Heuristik : Usaha untuk mencari dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah, baik sumber benda, sumber tulisan maupun sumber lisan. Hikayat : Karya sastra berupa cerita/dongeng yang dibuat sebagai wahana pelipur lara/pembangkit semangat juang. Hindustan : Tanah milik orang Hindu. Historiografi : Penulisan sejarah. History : Sejarah dalam bahasa inggris, berarti cerita. Homo : Manusia fosil paling muda dibandingkan fosil manusia jenis purba lainnya. Homo Erectus : Manusia berjalan tegak. Homo Sapien : Manusia cerdas. Homo Soloensis : Manusia dari solo. I Iklim Musom : Iklim yang ditandai pergantian arah angin yang berlangsung selama enam beulan sekali di daerah khatulistiwa. Imperialisme : Pendudukan negara ketidakketerbelakangan oleh kekuatan negara besar. Indra : Dewa perang dalam ajaran Hindu. Interprestasi : Penafsiran/pandangan teoretis terhadap sesuatu. Isis : Dewa sungai. Iswara ; Dewa tertinggi di Trimurti. J Jawa Hokaido : Kebaktian Rakyat Jawa, organisasi yang dibentuk untuk menganti Putera. Jaya Baya : Raja Kerajaan Kediri (1135-1157 M). Jipang : Perisai panjang yang dibuat dari kayu berlapis kulit kerbau. Jirat : Nisan, batu kuburan. K Kaisar : Penguasa negara. Kaisar Chen Tang : Pendiri Dinasti Shang. Kang Fut Se : Ahli filsafat pada masa pemerintahan Dinasti Chou. Karma : Perbuatan-perbuatan manusia ketika hidup didunia yang menentukan hidup berikutnya. Kasta : Golongan/tingkatan masyarakat dalam agama Hindu. Ken Arok : Anak dewa brahma yang dititiskan lewat seorang perempuan desa bernama Ken Endar. Ken Dedes : Isri Tunggul Ametung. Keraton : Tempat dilakukannya kegiatan-kegiatan penting menyangkut urusan kerajaan. Kertarajasa : Gelar Raden Wijaya. Komoditas : Barang dagangan utama. Konfusianisme : Ajaran yang dibawa oleh Kang Fut Se. Kronik : Catatan tentang waktu terjadinya suatu peristiwa sejarah atau fakta-fakta yang diurutkan secara kronologis (sesuai waktu kejadian). Kronologi : Penyusunan peristiwa yang diurutkan berdasarkan tahun kejadian dari yang terdahulu hingga sekarang. Ksatria : Raja, bangsawan, dan prajurit. Kubur batu : Kuburan dalam tanah dimana sisi samping, alas, dan tutupnya diberi semacam papan-papan dari batu. Kuil Dewa Beijing : Bangunan suci tempat pemujaan para dewa. Kutai : Sebuah wilayah yang terletak di sekitar aliran sungai Mahakam (Kalimantan Timur). Kyokkenmoddinger : Sampah dapur dari manusia purba berupa kulit-kulit kerang maupun siput. L Langgar : Masjid kecil. Legenda : Suatu cerita masa lampau yang masih memilki hubungan dengan peristiwa sejarah. Lingga : Bangunan batu yang melambangkan laki-laki dan biasanya terletak didalam candi. Ludaka : Kitab pada masa Kerajaan Kediri. M Mahayana : Aliran pada agama Budha yang berpendapat bahwa orang dapat mencapai nirwana dengan perantaraan Bodisatwa. Manusia purba : Jenis manusia yang hidup pada masa prasejarah yang ditandai dengan kehidupan primitif. Masyarakat Agraris : Masyarakat yang bekerja sebagai petani. Masyarakat Bahari : Masyarakat yang bekerja di laut. Mazhab ; Golongan pemikir yang sepaham dengan ajaran tertentu. Megalitikum : Zaman batu besar, yaitu zaman dari kehidupan manusia. Meganthropus : Manusia besar Menhir : Sebuah tugu batu yang didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang. Mentifact : Fakta mental, yakni hal-hal yang bersifat kerohanian, seperti ide, nilai-nilai, ideologi, kepercayaan,dan sebagainya. Mesolitikum : Suatu masa manusia sudah menggunakan peralatan yang terbuat dari batu yang sudah diasah meskipun belum sempurna. Mesopotania : Daerah diantara dua aliran sungai besar. Metode : Suatu penyelidikan masalah dengan menerapkan jalan pemecahannya dari perspektif historis. Metodologi : Ilmu yang membicarakan jalan/metode. Mikroorganisme : Makhluk hidup bersel satu yang telah mucul pada zaman Paleozoikum. Mitologi : Ilmu tentang kesusastraan yang mengandung konsep tentang dongeng suci,suci, kehidupan para dewa dan makhluk halus. Mitos : Cerita rakyat yang tokoh-tokohnya adalah para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (khayangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Moksa : Tingkat hidup tertinggi yang terlepas dari ikatan keduniawian atau terbebas dari reinkarnasi. Mulawarman : Putra Aswawarman yang terkemuka. Mumi : Mayat yang telah diawetkan. N Neolitikum : Suatu masa dimana manusia sudah menggunakan peralatan dari batu yang diasah dan sudah sempurna. Nirleka : Zaman sebelum mengenal tulisan (praaksara). Nobat : Gendang besar khusus untuk penghormatan kepada raja. Nomaden : Kehidupan manusia yang masih berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya yang menyediakan kebutuhan hidupnya. P Paleoantropologi : Ilmu yang mempelajari bentuk manusia paling sederhana hingga sekarang. Paleotikum : Suatu masa dimana manusia sudah mengunakan peralatan dari batu meskipun sangat kasar. Paleotologi : Ilmu yang mempelajari sisa makhluk hidup yang sudah membatu. Peradaban : Hasil kebudayaan yang telah tinggi tingkatannya. Perahu bercadik : Model perahu yang paling dikenal pada zaman perkembangan Hindu-Budha di Indonesia. Periodisasi : Tingkat perkembangan masa dalam sejarah atau pembabakan masa dalam sejarah. Pradaksina : Berputar menganankan candi dari arah timur ke selatan. Pralogis : Mempunyai logika namun tidak sesuai dengan logika pada umumnya. Prasavya : Berputar mengirikan candi dari arah timur ke utara. Primus interpares : Seseorang yang dianggap mempunyai kemampuan yang lebih dari yang lain. Punden Berundak : Bangunan batu yang disusun bertingkat-tingkat, semakin keatas semakin kecil, digunakan untuk pemujaan roh nenek moyang. R Reinkarnasi : Penjelmaan kembali kehidupan manusia sesuai dengan karmanya. S Sambhada : Sebab musabab mengapa suatu daerah dijadikan sima. Sarkofagus : Peti jenazah yang terbuat dari batu besar yang bentuknya seperti palung atau lesung dan mempunyai tutup. Sedenter : Pola hidup sudah menetap. Sejarah : Ilmu yang mempelajari kehidupan manusia di masa lampau. Socifact : Fakta sosial, yakni sesuatu yang berkaitan dengan adat kebiasaan, upacara keagamaan dan perilaku-perilaku sosial dalam kehidupan masyarakat. Stratifikasi : Penentuan umur relatif suatu benda berdasarkan lapisan tanah tempat benda tersebut ditemukan. Syajaratun : Asal kata sejarah dari bahasa Arab, yang berarti sebuah pohon yang terus berkembang dari tingkat yang sederhana ketingkat yang lebih kompleks. T Terra Cotta : Lempeng-lempeng tanah yang merupakan benda-benda purbakala, bentuknya segi empat dan bergambarkan binatang seperti gajah,harimau atau pohon-pohonan seperti beringin. Tipologi : Penentuan usia benda berdasarkan bentuk (tipe) dari benda peninggalan tersebut. Toala : Nama salah satu daerah di Sulawesi Selatan. Toalian : Alat serpih berpunggung dan mikrolit dari batu 2000 tahun yang lalu. Totemisme : Pemujaan terhadap binatang yang dianggap mempunyai kelebihan dari manusia. Tradisi : Adat kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat secara turun temurun. Tri Pitaka : Kitab suci agama Budha. U Unik : Sejarah sebagai suatu peristiwa unik karena hanya terjadi satu kali. Urbanisasi : Perpindahan masyarakat dari daerah pedesaan ke daerah kota untuk memperoleh kehidupan yang layak. V Verifikasi : Pemeriksaan/pengujian tentang kebenaran suatu sumber. W Waruga : Bangunan dari batu berbentuk kubus atau bulat, dengan mayat dalam posisi duduk dalam batu berpahat. Z Zaman Glasial : Zaman meluasnya lapisan es di kutub utara, sehingga Eropa dan Amerika bagian utara tertutup es. Zaman Interglasial : Zaman diantara dua zaman es, dimana temperatur naik, sehingga lapisan es di kutub utara mencair. Zaman Kuarter : Zaman keempat, zaman dimana mulai muncul manusia purba, keadaan alam kala plesitosen masih liar dan labil karena silih bergantinya zaman Glasial dan Interglasial. Zaman Prasejarah : Zaman sebelum manusia mengenal tulisan. Zaman Primer : Zaman pertama, keadaan masih belum stabil, akan tetapi mulai ada tanda-tanda kehidupan. Zaman Protosejarah : Zaman mula sejarah, zaman ini sudah ada tulisan, tetapi sumber tulisan ini berasal dari luar negeri dan beritanya masih samar-samar. Zaman Sejarah : Zaman dimana manusia sudah mengenal tulisan. Zaman Sekunder : Zaman kedua, yakni suatu zaman dimana reptil mencapai bentuk yang sangat besar, seperti Dinosaurus. Zaman Tersier : Zaman ketiga, di mana binatang-binatang menyusui berkembang pesat, sedangkan reptil-reptil raksasa mulai lenyap.

Rabu, 09 Oktober 2013

Definisi, Objek, Dan Pokok Bahasan Sosiologi

A. Definisi Sosiologi
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang objek studinya adalah masyarakat.
B. Objek Sosiologi
Istilah sosiologi berasal dari kata socius dan logos. socius(bahasa latin) berarti kawan dan logos(bahasa Yunani) berarti kata. Jadi sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat. Objek sosiologi adalah masyarakat.
C. Pokok bahasan Sosiologi
a. Emile Durkheim mengatakan pokok bahasan sosiologi adalah fakta sosial.
b. Max Weber, pokok bahasan sosiologi adalah tindakan sosial.